Strategi Ganjar Serap Tenaga Kerja Smk Lewat Link And Match Industri – , Jakarta – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranovo terus berupaya mengatasi kemiskinan parah di Jawa Tengah. Salah satu upaya yang sedang digalakkan Ganjar adalah menjaring pegawai SMK melalui kerja sama dengan industri dan perusahaan.
Bangun Sistem Link and Match, Kemenperin Cetak SDM Siap Kerja. Selasa, 14 Nopember 2017. Seluruh unit pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian telah menerapkan sistem kurikulum berbasis kompetensi serta tersambung dan sesuai ( link and match) dengan industri. Upaya ini terbukti mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yangupaya peningkatan kualitas lulusan SMK, filosofi pendidikan kejuruan “keterkaitan dan kesesuaian” (link and match) antara kompetensi dan kualifikasi lulusan SMK terhadap kebutuhan DUDI menjadi permasalahan penting dalam kebijakan pendidikan vokasi di Indonesia. Kondisi ini menjadi perhatian Program “Link and Match” antara kebutuhan industri dengan para siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menjadi bagian dari pendidikan vokasi di Indonesia berpotensi besar menghasilkan talenta digital unggul sesuai semangat transformasi digital. “Link and Match bertujuan untuk menciptakan keselarasan mendalam, menyeluruh dan berkelanjutan dalam semua aspek penyelenggaraan pendidikan Untuk itu, diterbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3 tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri. Dengan adanya peraturan ini, pemerintah sendiri telah menargetkan jumlah tenaga kerja dapat mencapai satu juta orang pada tahun 2019. 2.1.3 Pendidikan Vokasi Melalui SMK 10 2.1.4 Konsep SMK 14 2.1.5 Tujuan SMK 15 2.1.6 Karakteristik SMK 16 2.1.7 Pengembangan Kurikulum SMK Berbasis Industri 18 2.1.8 Pembelajaran Teaching Factory 20 2.1.9 Kompetensi Lulusan SMK 23 2.1.10 Link and Match SMK dengan Dunia Usaha/Industri 25 2.1.11 Masa Tunggu Lulusan 27 Request PDF | Konsep Optimalisasi Link & Match sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam Menghadapi Persaingan Tenaga Kerja Masyarakat Ekonomi Asean (MEA fSE0KL.