May9th, 2018 - Pertanyaan Mendasar Dalam Penelitian Ini Adalah Apakah Implementasi Sistem Pendidikan Nasional 'MAKALAH TENTANG PANCASILA MATA KULIAH PENDIDIKAN May 7th, 2018 - Berikut Ini Contoh Makalah Untuk Memenuhi Tugas Mata 'BERBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN PANCASILA April 30th, 2018 - Eksistensi Pancasila Sebagai Dasar Filsafat
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. 1. Landasan historiPancasila adalah "warisan jenius " para pendiri bangsa. Pancasila merupakan fakta sejarah sebagian bagian dari proses berbangsa dan bernegara Indonesia. Pancasila dalah hasil sejarah yamg sangat berharga sehingga kita mampu bersepakat mendirikan dan mempertahankan Negara kesatuan republic Indonesia sampai dengan saat Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI menetapkan UUD dan UUD bagi Negara Republik Indonesia. Dengan ditetapkannya pembukaan UUD yang didalamnya memuat lima dasar Negara, maka pancasila secara resmi menjadi Dasar Negara Republik Indonesia. 2. Landasan Kultural Nilai nilai pancasila yang merupakan local wisdom bangsa dan realitas objektif dalam diri bangsa Indonesia. Selain itu, pancasila juga telah menjadi living reality bagi bangsa yang besar ialah bangsa yang peduli akan pewarisan budaya luhur bangsanya. Oleh karena itu, perlu ada upaya pewarisan nilai nilai falsafah pancasila melalui pendidikan pancasila. Pendidikan pancasila merupakan proses pembudayaan atau pewarisan budaya luhur bangsa dari generasi tua kepada generasi muda juga Menghidupkan Kembali Pendidikan Pancasila sebagai Dasar Negara3. Landasan Folosofis Pancasila mengandung konsep religiusitas, humanitas, nasionalitas, dan sosialitas yang dapat dipertanggung jawabkan dari tinjauan pancasila secara filosofis sangatlah logis dan strategis sebagai landasan untuk mengkaji, mengembangkan,melaksanakan, dan mengamankan nilai nilai filosofis bangsa. Dengan demikian, nilai nilai pancasila yang bersifat abstrak akan lebih memiliki peluang untuk dikonkretkan dalam kehidupan berbangsa dan Landasan Yuridis 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya
PertanyaanBagian 1 1. sebagaimana tersurat dalam UUD 1945 ? 2. pemerintah menyelenggarakan sistem pendidikan nasional ? 3. Apakah yang dimaksud dengan pendidikan nasional ? 4. Apakah dasar dan tujuan Pendidikan nasional ? 5. ? 6. ? Jawaban Bagian 1 1. bangsa Indonesia diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Sehari setelah Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Landasan ilmiah pendidikan mengacu pada dasar-dasar pengetahuan dan teori yang melandasi praktek-praktek pendidikan. Landasan ilmiah ini membantu mendukung pengembangan kebijakan pendidikan, desain kurikulum, metode pengajaran, evaluasi, dan penelitian dalam bidang adalah beberapa landasan ilmiah yang penting dalam pendidikan1. Psikologi Pendidikan Psikologi pendidikan mempelajari proses belajar dan pengajaran serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Psikologi pendidikan membantu memahami bagaimana individu memperoleh pengetahuan, mengembangkan keterampilan, dan mengatasi hambatan belajar. Konsep-konsep seperti motivasi, pembelajaran kognitif, perkembangan sosial dan emosional, dan teori belajar memainkan peran penting dalam landasan ilmiah pendidikan. 2. Sosiologi Pendidikan Sosiologi pendidikan mempelajari hubungan antara pendidikan dan masyarakat. Melalui perspektif sosiologis, kita dapat memahami bagaimana faktor sosial seperti struktur sosial, budaya, dan ekonomi mempengaruhi akses, kesetaraan, dan hasil pendidikan. Sosiologi pendidikan juga mempelajari dinamika dalam kelas, interaksi antara siswa, dan pengaruh institusi pendidikan terhadap proses sosialisasi. 3. Filosofi Pendidikan Filosofi pendidikan membahas pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang tujuan pendidikan, nilai-nilai yang harus dipromosikan, dan etika dalam pendidikan. Landasan ilmiah ini membantu dalam membentuk kerangka pemikiran tentang landasan moral dan etis dalam pendidikan serta tujuan-tujuan pendidikan yang ingin Teori Pembelajaran Teori pembelajaran merujuk pada berbagai pendekatan dan perspektif tentang bagaimana individu memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Beberapa teori pembelajaran terkenal meliputi behaviorisme, konstruktivisme, teori kognitif, dan teori sosial. Teori-teori ini memberikan landasan untuk merancang strategi pengajaran yang efektif dan memahami proses belajar Neurosains dan Kognitif Landasan ilmiah ini berkaitan dengan pemahaman tentang bagaimana otak bekerja dan proses kognitif yang terlibat dalam pembelajaran. Penelitian dalam neurosains dan kognitif membantu memahami bagaimana informasi diproses, disimpan, dan diambil dalam konteks pembelajaran. Pengetahuan tentang neurosains dan kognitif dapat digunakan untuk meningkatkan metode pengajaran dan merancang lingkungan pembelajaran yang HISTORIS PENDIDIKAN Landasan historis pendidikan mengacu pada pemahaman tentang perkembangan sistem pendidikan dari masa lampau hingga saat ini. Memahami sejarah pendidikan membantu kita melihat bagaimana pendidikan telah berkembang, mengidentifikasi kebijakan dan praktik yang berhasil atau tidak berhasil, serta memahami konteks sosial, politik, dan budaya di balik perubahan adalah beberapa poin penting dalam landasan historis pendidikan1. Era Kuno Pendidikan pada era kuno berfokus pada pengajaran keagamaan dan etika. Contohnya, di Mesir kuno, pendidikan terutama diberikan kepada kelas sosial yang lebih tinggi dan berfokus pada pelatihan administrator dan imam. Di Yunani kuno, pendidikan lebih berpusat pada pembentukan warga negara yang baik melalui studi filosofi, seni, dan olahraga. 1 2 3 4 5 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya TranslatePDF. NAMA : FAISAL ARDIANTO AJI SAPUTRA NO : 141150337 MATA KULIAH : PENDIDIKAN PANCASILA RESUME BAB I LANDASAN DAN PENGETAHUAN PANCASILA Di dalam mempelajari Pancasila, bagaimanapun juga akan memasuki pembahasan bidang politik, yaitu politik negara dan pemerintahan. Oleh karena situasi politik itu senantiasa berubah- ubah terus
Contents1 Apa yang menjadi landasan hukum Pendidikan Kewarganegaraan?2 Apa landasan hukum pemberian mata kuliah pancasila di perguruan tinggi?3 Apa landasan Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi?4 Apa UU yg mengatur perkuliahan kewarganegaraan?5 Apa yang dimaksud dengan landasan hukum?6 Bagaimana landasan hukum pendidikan di Indonesia?7 Hal apa yang melandasi penyelenggaraan pendidikan Pancasila di perguruan tinggi?8 1 Apa tujuan dari pembelajaran pendidikan Pancasila?9 Mengapa Pendidikan Kewarganegaraan masih penting diberikan untuk mahasiswa di level perguruan tinggi?10 Bagaimanakah tujuan dan kompetensi dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan?11 Apa visi dan misi dari Pendidikan Kewarganegaraan? Adapun landasan hukum pelaksanaan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. 1. Undang-Undang Dasar 1945. Pembukaan UUD 1945, khusus pada alinea kedua dan keempat yang memuat cita-cita dan aspirasi bangsa Indonesia tentang kemerdekaannya. Apa landasan hukum pemberian mata kuliah pancasila di perguruan tinggi? Dalam rangka menumbuhkan kesadaran dalam mempertahankan keutuhan bangsa dan tanah air Indonesia, maka pendidikan pancasila dibutuhkan di perguruan tinggi dengan landasan yuridis Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 yang isinya bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Apa landasan Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi? Landasan ideal Pendidikan Kewarganegaraan yang sekaligus menjadi jiwa dikembangkannya Kewarganegaraan adalah Pancasila. Pancasila sebagai sistem filsafat menjiwai semua konsep ajaran Kewarganegaraan dan juga menjiwai konsep ketatanegaraan Indonesia. Apa UU yg mengatur perkuliahan kewarganegaraan? Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 37 Ayat 1 huruf b yang menyatakan bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat pendidikan kewarganegaraan. Apa yang dimaksud dengan landasan hukum? Kata landasan dalam hukum berarti melandasi atau mendasari atau titik tolak. Sementara itu kata hukum dapat dipandang sebagai aturan baku yang patut ditaati. Landasan hukum dapat diartikan praturan baku sebagai tempat terpijak atau titik tolak dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu. Bagaimana landasan hukum pendidikan di Indonesia? Jadi, landasan hukum pendidikan adalah dasar atau fondasi perundang-undangan yang menjadi pijakan dan pegangan dalam pelaksanaan pendidikan di suatu negara. UUD 1945 sebagai Landasan Yuridis Pendidikan Indonesia. Pancasila sebagai Landasan Idiil Sistem Pendidikan Indonesia. dengan peraturan tersebut. Hal apa yang melandasi penyelenggaraan pendidikan Pancasila di perguruan tinggi? Asas-asas hukum yang melandasi Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah asas kepentingan umum/kesejahteraan umum merupakan hukum tertinggi salus publica suprema lex dan asas adanya peraturan definitif. 1 Apa tujuan dari pembelajaran pendidikan Pancasila? Secara spesifik tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah untuk 1. Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Mengapa Pendidikan Kewarganegaraan masih penting diberikan untuk mahasiswa di level perguruan tinggi? Misi Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi adalah untuk membantu mahasiswa memantapkan kepribadiannya agar secara konsisten mampu mewujudkan nilai-nilai dasar Pancasila, rasa kebangsaan, dan cinta tanah air dalam menguasai, menerapkan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni dengan rasa tanggung Bagaimanakah tujuan dan kompetensi dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan? Misi Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk membantu mahasiswa memantapkan kepribadiannya agar secara konsisten mampu mewujudkan nilai- nilai dasar Pancasila, rasa kebangsaan dan cinta tanah air dalam menguasai, menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dengan rasa tanggung jawab. Apa visi dan misi dari Pendidikan Kewarganegaraan? Misi Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan tinggi adalah untuk membantu mahasiswa memantapkan kepribadiannya, agar secara konsisten mampu mewujudkan nilai-nilai dasar Pancasila, rasa kebangsaan dan cinta tanah air da;lam menguasai, menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dengan rasa tanggung Post navigation
LandasanPendidikan – Pendidikan pada dasarnya merupakan usaha manusia untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, baik yang di dapat dari lembaga formal maupun informal. Tujuan pendidikan akan menentukan keberhasilan dalam proses pembentukan pribadi manusia. Tujuan pendidikan juga untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia Makalah Landasan Pendidikan PancasilaDi susun oleh kelompok 4Tugas Pendidikan Pancasila Dan KewarganegaraanUniversitas Terbuka Jambi2020 KATA PENGANTARDengan menyebut nama ALLAH SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah Landasan Pendidikan Pancasila ini dengan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah Latar BelakangPenyajian perkuliahan pendidikan pancasila di mimbar perguruan tinggi berdasarkan peraturan perundang-undangan dan landasab hokum yang telah ada serta analisis objektif ilmiah guna menemukanhakikat dan kebenaran pancasila sebagai dasar negara kesatuan RI, pandangan hidup bangsa Indonesia, filsafat bangsa dan sendi kehidupan bangsa Indonesia. Sehingga mahasiswa di arahkan untuk dapat memahami latar belakang historis kuliah pendidikan pancasila, dengan memahami fakta budaya dan filsafat hidup bersama dalam suatu negara, dengan cara mendiskusikan diantara mereka. Untuk itu harus di dasari dengan pemahaman dasar-dasar yuridis pendidikan nasional, pendidikan pancasila serta kompetensi yang diharapkan dari kuliah pendidikan pancasila beserta korelasi dengan masa sekarang dan berbangsa dan itu pengetahuan tentang landasan-landasan yang menjadi tonggak lahirnya pancasila perlu di pelajari dan di pahami agar lebih mengetahui sejarah dan nilai-nilai pancasila yang harus di amalkan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Lalu menjadikan generasi muda masa sekarang menjadi lebih cinta pada pancasila serta mengamalkannya pada kehidupan Rumusan MasalahDari latar belakang di atas dapat kami rumuskan permasalah nya adalah Bagaimana penjelasan landasan historis penjelasan mengenai landasan kultural penjelasan mengenai landasan yuridis penjelasan mengenai landasan filosofis Tujuan penulisanUntuk mengetahui penjelasan mengenai landasan historis mengetahui penjelasan mengenai landasan kultural mengetahui penjelasan mengenai landasan yuridis mengetahui penjelasan mengenai landasan filosofis Manfaat penulisanPenulisan makalah ini di lakukan untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh pembaca tentang landasan-landasan dalam pendidikan pancasila dalam yang meliputi; landasan historis, landasan kultural, landasan yuridis dan landasan IIPEMBAHASANA. landasan pokok pendidikan pancasilaPancasila adalah sebagai dasar filsafat negara dan pandangan filosofis bangsa indonesia. Oleh karena itu, bangsa indonesia secara konsisten harus mengimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan yaitu dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa , dan bernegara. Secara filosofis dan objektif rakyat indonesia sebelum mendirikan negara telah melaksanakan nilai-nilai pancasila yaitu sebagai bangsa yang berketuhanan. Berperikemanusiaan, bersatu, musyawarah dalam menghadapi persoalan hidup dan menegakaan keadilan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah merdeka nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat tersebut ditetapkan menjadi dasar negara Republik Indonesia oleh para pendiri bangsa. Oleh karena itu, seluruh rakyat Indonesia harus mengetahui Pancasila dasar negara agar dapat dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan UUD 1945 khususnya alinea IV menjadi dasar pertama untuk mempelajari Pancasila dasar negara tersebut. Berdasarkan pokok pikiran IV menegaskan adanya kewajiban bagi pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara agar memelihara budi pekerti yang luhur. Ini berarti supaya seluruh rakyat indonesia berbudi luhur sesuai dengan nilai-nilai pancasila dasar negara. Peraturan pemerintah nomor 60 tahun 1999 tentang pendidikan tinggi pasal 13 ayat 2 menegaskan bahwa kurikulum yang berlaku secara nasional di atur oleh menteri pendidikan dan kebudayaan secara lebih terperinci pendidikan Pancasila di atur dalam surat keputusan direktur jenderal pendidikan tinggi. SK Dirjen Dikti Nomor 38/Dikti/Kep/2002 yang isinya bahwa pendidikan pancasila merupakan salah satu komponen dari mata kuliah pengembangan kepribadian yang wajib di ikuti oleh seluruh mahasiswa di perguruan penyelenggaraan pendidikan pancasila sebagai mata kuliah wajib di perguruan tinggi di tegaskan dalam surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 914/E/T/2013 tertanggal 30 JUNI 2011 bahwa perguruan tinggi harus menyelenggarakan pendidikan pancasila minimal2dua SKSatau di laksanakan bersam-sama mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dengan nama pendidikan pancasila dan kewarganegaraan PPKn dengan bobot minimal 3tiga Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Pancasila sebagaimana tercantum dalam pasal-pasal berikut ini;1. Pasal 2 menyebutkan bahwa pendidikan tinggi berdasarkan pancasila, UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan dan Bhineka Tunggal Pasal35 ayat 3 menegaskan ketentuan bahwa kurikulum pendidikan tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 wajib memuat mata kuliah Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, dan Bahasa Pancasila sebagai dasar filsafat negara adalah pilihan tepat bagi bangsa Indonesia. Untuk itu perlu kiranya memahami nilai-nilai yang tercantum di dalam Pancasila secara baik dan benar. Pemahaman yang benar terhadap pancasila memerlukan rasionalitas serta penjelasan tentang Pancasila. Untuk memahami pancasila secara baik dan benar maka perlu kiranya mempelajari,mendalami, menghayati dan selanjutnya mengamalkan dalam sebagai bidang kehidupan. Dalam memahami pancasila, perlu kiranya memahami terlebih dahulu landasan pokok pendidikan pancasila di perguruan tingi yang terdiri atas1. Landasan historis pendidikan pancasilaMemahami landasan historis pendidikan pancasila, berarti kita kembali memahami sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan serta merebut kemerdekaan atau upaya dalam membebaskan kemerdekaan dari belenggu penjajah berabad-abad lamanya. Dalam konteks ini, pemahaman tersebut di tingkatkan menjadi sebuah kesadaran yakni perjuangan bangsa Indonesia didasari, disemangati dan di jiwai oleh nilai-nilai Pancasila yang telah ada dalam diri bangsa Indonesia sejak lama. Terbentuknya bangsa Indonesia melalui proses yang cukup panjang menghantarkan bangsa ini menemukan jati dirinya sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, serta memiliki semangat kebersamaan yang di simpulkan dalam pandangan hidup bangsa warga negara Indonesia memang selayaknya peserta didik harus memahami secara benar sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Hal ini agar setiap warga negara tidak terombang ambing ditengah arus globalisasi masyarakat dunia. Warga negara yang memahami sejarah bangsanya akan menjadi warga negara yang memiliki sikap mental yang kuat dan ditunjukan oleh sikap nasionalisme serta rasa kebangsaan yang kuat indonesia terbentuk melalui suatu proses sejarah yang cukup panjang sejak jaman kerajaan Kutai, Sriwijaya, Majapahit sampai datangnya bangsa lain yang menjajah dan menguasai bangsa tahun bangsa Indonesia menjalani hidupnya berjuang untuk menemukan jati dirinya sebagai suatu bangsa yang merdeka, mandiri, dan memiliki suatu prinsip yang tersimpul dalam pandangan hidup serta filsafat hidup bangsa. Setelah melalui proses yang cukup panjang yang didalamnya tersimpul ciri khas dan karakter bangsa yang berbeda dengan bangsa lain, yang oleh pendiri bangsa kita dirumuskan dalam suatu susunan sederhana namun mendalam yang meliputi lima prinsip sila dan kemudian diberi nama Pancasila Dalam hidup berbangsa dan bernegara dewasa ini terutama dalam rasa revormasi, bansa Indonesia harus memiliki fisi dan pandangan hidup yang kuat agar tidak terombang-ambing ditengah-tengan masyarakat internasional. Dengan perkataan lain bangsa Indonesia harus memiliki nasionalisme dan rasa kebangsaan yang kuat. Hal ini terlaksana bukan melalui suatu kekuasaan atau hegemoni ideologi melainkan suatu kesadaran berbangsa yang berakar pada sejarah secara historis nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila sebelum dirumuskan dan disahkan menjadi dasar negara telah dimiliki secara historis oleh bangsa Indonesia, sehingga boleh dikatakan bahwa secara historis ni;ai-nilai Pancasila itu berasal dari bangsa Indonesia itu sendiri dengan kata lain, bangsa indonesia adalah causa materialis dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia menunjukan bahwa, pemilihan dan perumusan Pancasila menjadi dasar negra Indonesia memiliki proses yang cukup panjang. Proses tersebut diawali dari pengalian dan pembuktiannilai-nilai pancasila yang telah ada sejak Indonesia ada, sejak dari jaman Kurai,Sriwijaya, Majapahit sampai datangnya bangsa asing menjajah serta meguasai bangsa Indonesia. Nilai-nilai terebut kemudian dirumuskan menjadi dasar falsafa negara Indonesia oleh para pendiri negara melaui sidang BPUPKI dari tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni BPUPKI kemudian dilanjutkan kembali oleh sembilan tokoh nasional untuk membahas hasil pidato pada sidang BPUPKI pertama dan berhasil menyusun sebuah naskah yang disebut dengan “Piagam Jakarta”pada tanggal 22 Juni 1945 yang didalamnya menyepakati rumusan pancasila sebagai dasar negara Indonesi. Selanjutnya penetapan pancasila menjadi dasar negara, dilaksanakan sehari setelah kemerdekaan Republik Indonesi, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKImenetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia secara sah, sehinga Pancasila sehinga Pancasila terdapat dalam pembukaan UUD 1945 dan secara resmi menjadi dasar negara Republik Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia ternyata dalam pelaksanaannya tidak dilaksanakan secara benar dan konsekuen. Terjadinya pemberontakan sebagai upaya merubah ideologi pancasila terjadi dibeberapa tempat di indonesia. Peristiwa pemberontakan S/PKI pada tahun 1965 merupakan sebuah bukti kelam pelaksanaan mempertahankan ideologi pancasila menjadi ideologi yang mampu diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia. Perbedaan pandangan yang mengutamakan kepentingan golongan dari pada kepentingan nasional bangsa membawa sikap mental sebagian masyarakat yang ingin merubah ideologi pancasila menjadi ideologi Komunis, ketidak pahaman terhadap makna nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila merupakan salah satu penyebab terjadinya penyelewengan terhadap ideologi sejarah pancasila ini harusnya dijadikan sebagai penguat dalam memahami Pancasila secara baik benar dan konsekuen. Memahami peristiwa pemberontakan dan penyelewengan terhadap pancasila akan menguatkan kembali kewajiban setiap warga negara Indonesia untuk memahami, mengamalkan dan mengamankan pancasila sebagai upaya mencapai cita-cita nasional bangsa Indonesia. Sebagai warga Negara, peserta didik harus memiliki sikap kepribadian seorang patriot yang cinta dan rela berkorban demi tanah air dan bangsa. Mahasiswa harus siap menerima estafet perjuangan tersebut untuk mengisi kemerdekaan di segala bidang dengan semangat dan di jiwai oleh pancasila. Semangat dan jiwa tersebut harus di pahami dan di sebar luaskan melalui pendidikan Landasan Filosofis pendidikan pancasilaPancasila adalah sebagai dasar filsafat Negara dan pandangan filosofis bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sudah merupakan suatu keharusan moral untuk secara konsisten merealisasikannya dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini berdasarkan pada kenyataan secara filosofis dan objektif bahwa bangsa Indonesia dalam hidup bermasyarakat dan bernegara mendasarkan dirinya pada nilai-nilai yang tertuang dalam sila-sila pancasila yang secara filosofis merupakan filosofis bangsa Indonesia sebelum mendirikan sebagai dasar filsafat merupakan landasan filosofi bagi pendidikan pancasila. Sebagai dasar filsafat, pancasila mempunyai fungsi sebagai pedoman dan pegangan bangsa Indonesia dalam bersikap, bertingkah laku dan berbuat dalam kehidupan sehari-hari disegala bidang baik di masyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia, pancasila mampu memberi jawaban terhadap berbagai macam pertanyaan mendasar kenegaraan. Bagi bangsa Indonesia, nilai-nilai pancasila yang di jadikan sebagai ajaran moral bangsa merupakan hasil pemikiran bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila yang di jadikan sebagai dasar Negara merupakan hasil perenungan mendalam bangsa Indonesia yang menjiwai dan membentuk watak bangsa Indonesia, sehingga menjadi kepribadian nasional yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya. Oleh karena itu, nilai tersebut harus diyakini dan dipahami serta di internalisasikan dalam diri setiap warga Negara Indonesia. Sebagai mahasiswa wajib kiranya menumbuhkembangkan kepribadian sesuai dengan kepribadian Indonesia yaitu Landasan Kultural BudayaSetiap bangsa di dunia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara senantiasa memiliki suatu pandangan hidup, filsafat hidup, serta pegangan hidup agar tidak terombang-ambing dalam ranah pergaulan masyarakat dunia internasional. Setiap bangsa memiliki iri khas serta pandangan hidup yang berbeda dengan bangsa lain. Negara komunisme dan liberalisme meletakkan dasar filsafat negaranya pada suatu konsep ideologi tertentu, misalnya komunisme meletakkan dasar ideologinya pada konsep pemikiran Kael dengan bangsa-bangsa lain, bangsa Indonesia mendasarkan pandangan hidupnya dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada suatu asaz kultural yang memiliki dan melekat pada bangsa itu sendiri. Nilai-nilai kenegaraan dan bermasyarakatan yang terkandung dalam sila-sila Pancasila bukanlah hanya merupakan suatu hasil konseptual seseorang saja melainkan merupakan suatu hasil karya besar bangsa Indonesia sendiri melalui suatu refleksi filosofis para pendiri negara seperti Soekarno, M. Mamin, Moh. Hatta, Soepomo, serta para tokoh pendiri negara lainnya. Satu-satunya karya besar banga indonesia yang sejajar dengan karya besar bengsa lain didunia ini adalah hasil pemikiran tentang bangsa dan negara yang beradarkan pandangan hiudp suatu prinsip nilai yang tertuang daalam sila-sila kultural yang terpelihara dan sudah ada sejak Indonesia ada merupakan sumber ideologi Pancasila. Setiap negara di dunia punya budaya sendiri yang membedakan negara tersebut dengan negara lainnya. Bagi bangsa indonesia kebudayaan merupakan warisan sosial yang harus dijaga dan dipelihara. Upaya menjaga dan memelihara kebudayaan indonesia telah dilakukan oleh para pendiri negara kita melalui karya besarnya yakni Pancasila yang sila-silanya diangkat dari nilai-nilai kultural bangsa Indonesia Pancasila tidak dapat dilepaskan dengan landasan kultural. Memahami pendidikan Pancasila maka harus memahami pula kebudayaan Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai budaya bangsa indonesia yang dijadikan sebagai kepribadian bangsa indonesia. Sebagai seorang warga negara, seiorang mahasiswa tidak boleh kehilangan kepribadian keindonesiaannya sebagai identitas nasional bangsa dimanapun dia berada, bangsa yang religius, santun, peduli, adil, tanggung jawab, beradab, memiliki tenggang rasa, hormat pada orang lain serta nilai-nilai lainnya harus berpartisipasi dalam diri setiap orang Indonesia. Nilai-nilai kerohanian inilah yang kemudian sepakati menjadi nilai bersama seluruh bangsa yang diikat dalam satu filsafah ideologi Landasan Yuridis Pendidikan Pancasila Dituangkannya Pancasila kedalam pembukaan UUD 1945, mengisyaratkan bahwa secara yuridis konstitusional pancasila telah menjadi Dasar Negara Republik Indonesia. Untuk dapat memahami Pancasila kepada seluruh warga negara, maka dilaksanakan pendidikan Pancasila, khususnya di perguruan yuridis perkuliahan Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi sebenaranya secara jelas tertuang dalam UUD No. 2 Tahun 1989 tentang sistem Pendidikan Nasional. Pasal 29 UU ini telah menetapkan bahwa isi kurikulum setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan, wajib memuat Pendidikan Pancasila , Pendidkan Agama dan Pendidkan kewarganegaraan. Ketentuan tersebut kemudian dikokohkan kembali oleh kehadiran UU No. 2 Tahun dasarnya landasan yuridis Pendidikan Pancasila juga terdapat dalam beberapa ketentuan yang pernah berlaku di Indonesia, di antara lain 1. Pembukaan UUD NRI 1945; Dalam alinea keempat Pembukaan UUD NRI 1945 disebutkan tentang dasar negara Republik Indonesia yakni Pasal 31 UUD NRI 1945 tentang Pendidikan dan Kebudayaan; dalam Pasal 31 UUD 1945 dijelaskan bahwa 1 Setiap warga negra berhak mendapatkan pendidikan. 2 Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintahan wajib membiayainya. 3 Pemerintahan mengesuhakan dan menyelengarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang di atur TAP MPRS No XXVIII/MPRS/1966 tentang Agama, pendidkan dan Intruksi Jenderal Pendidikan Tinggi No. 1 Tahun 1967 tentang Pedoman Penyusunan Daftar Perkulihan dan lain TAP MPR No. IV/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila –sudah dicabut.6. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional”Kurikulum Pendidikan tinggi wajib memuat Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, dan Pendidikan Kewargegaraan”.7. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya pada pasal 37 ayat 2. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat a.pendidikan agama, b. Pendidikan kewarganegaraan, c. Bahasa. Memang secara eksplisit Pendidikan Pancasila tidak tercantum dalam pasal ini, akan tetapi diberbagai muatan dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan yakni mengenai Pancasila khususnya berkenan dengan filsafat Pancasila. 8. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, khususnya pada Pasal 35 ayat 3. Upaya memperkuat mata kuliah Pengembangan Kepribadian yang diatur dalam Pasal 37 UU No. 20 Tahun 2003 yakni dengan dikeluarkannya UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Dalam Pasal 35 ayat 3 Undang- Undang tersebut menyebutkan bahwa Kurikulum Pendidikan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 wajib memuat mata kuliah a. Agama, b. Pancasila, c. Kewarganegraan, d. Bahasa Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan "Kurikulum tingkat satuan pendidikan wajib memuat mata kuliah Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan,Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dan kurikulum satuan pendidikan tinggi program diploma dan sarjana wajib memuat mata kuliah yang bermuatan kepribadian, kebudayaan, serta mata kuliah statistika dan atau matematika,”10. Kepmendiknas No. 232/U/2000 dan tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa dan Kepmendiknas No. 045 U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi "Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, dan Pendidikan Kewarganegaraan merupakan kelompok mata kuliah Pengembangan Kepribadian yang wajib diberikan dalam kurikulum setiap program studi/kelompok program studi."11. SK Dirjen Dikti No. 267/DIKTI/Kep/2000 tentang Penyempurnaan Kurikulum Inti Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pendidikan Kewarganegaraan pada Perguruan Tinggi di SK Dirjen Dikti No. 38/DIKTI/Kep/2002 tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan SK Dirjen Dikti No. 43/DIKTI/Kep/2006 tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi yang mewajibkan kurikulum pendidikan tinggi memuat mata kuliah Pendidikan IIIPENUTUPA. KesimpulanPancasila sebagai pandangan hidup Bangsa dan Dasar Negara Republik Indonesia akan mempunyai arti nyata bagi manusia Indonesia dalam hubungannya dengan kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan. Untuk itu perlu usaha yang sungguh-sungguh dan terus-menerus serta terpadu demi terlaksananya penghayatan dan pengamalan manusia dan Bangsa Indonesia menjamin kelestarian dan kelangsungan hidup Negara Republik Indonesia yang merdeka, bersatu dan berkedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila, serta penuh gelora membangun masyarakat yang maju, sejahtera, adil dan SaranDAFTAR PUSTAKAAmran, Ali . 2009. Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi. Jakarta PT Raja Grafindo PersadaDemikian Makalah Landasan Pendidikan Pancasila ini kami buat semoga bisa menjadi kan kita tau dan paham apa saja yang menjadi landasan pendidikan pancasila dan paham mengapa sampai saat ini di semua lini pendidikan wajib mempelajari pendidikan pancasila ini PendidikanPancasila b. Urgensi Pendidikan Pancasila c. Tujuan pendidikan Pancasila d. Landasan Pendidikan Pancasila e. Fungsi Pancasila a. nilai-nilai luhur Pancasila Terstruktur 90’ 1. Menjelaskan 10-100 pada masa pra kerajaan nilai-nilai nasional Pancasila b. nilai-nilai luhur Pancasila pada zaman
23. Mengapa Pancasila dijadikan sebagai alat pemersatu Bangsa?JawabanNilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat dijadikan dasar dalam motivasi dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, untuk mencapai tujuan nasional, yaitu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan berbangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial, seperti yang terkandung dalam arti Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila lahir sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri. Artinya adalah, bahwa mendirikan sebuah negara hanya semata-mata untuk mewujudkan sebuah tatanan masyarakat yang sejahtera, makmur dan sentosa. Bahwa tujuan tersebut adalah "kontrak sosial" antara Negara dengan rakyatnya, dan Negara sebagai organisasi yang mengatur, berkewajiban untuk membawa rakyat kepada tujuan yang dimaksud, tanpa menghilangkan hak-hak rakyatnya, sebagai pemegang kedaulatan tertinggi, karena rakyatlah yang memiliki negara, bukan negara yang memiliki Apa yang menjadi kendala bagi Pancasila dalam usaha mempersatukan Bangsa?JawabanDalam prakteknya saat ini, nilai Pancasila diuji kekuatnnya oleh tantangan dalam era globalisasi seperti halnya dengan Amandemen UUD 1945 yang sarat akan kontroversi, sedangkan pada elite reformasi hanya mempraktekkan budaya demokrasi liberal atas nama HAM. NKRI sebagai Negara hukum prakteknya justru menjadi menjadi Negara yang tidak menegakkan kebenaran, keadilan dan kerakyatan yang berdasrkan pancasila dan UUD 45. Prakteknya dalam budaya korupsi makin menggunung, mulai dari tingkat pusat samapai pada berbagai daerah. Kekayaan Negara yang di peruntukkan pada rakyatnya demi kesejahteraan malah di nikmati oleh elite reformasi. Demikian pula NKRI sebagai Negara hukum, keadilan dan supermasi hukum termasuk juga HAM belum bisa di Contoh konkrit Pancasila sebagai pemersatu bangsa?JawabanContohnya, sampai sekarang ini, jika Pancasila tidak ada, maka pada saat dan detik ini, pasti ada pemberontakan dimana-mana – mengetahui bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, tetapi karena adanya Pancasila, Undang-Undang pun dibentuk dan akhirnya ada sanksi dan hukuman jika ada warga negara yang melanggar Undang – undang, biarpun mirisnya pada zaman ini, ada Pancasila pun mereka masih memberontak, bisa kita bayangkan jika tidak ada Pancasila sebagai pemersatu Hubungan Proklamasi dengan Pancasila?JawabanProklamasi merupakan titik kluminasi jenuh/tinggi perjuangan bangsa indonesia melawan penjajah. Perjuangan bangsa indonesia ini kemudian di jiwai,disemangati,didasari oleh nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Sehingga bisa dikatakan bahwa nilai-nilai dalam pancasila yang mendasari perjuangan bangsa indonesia untuk merebut kemerdekaan yang puncaknya ditandai dengan Hubungan Pancasila dengan Proklamasi?JawabanNilai-nilai pancasila pada saat penjajah kolonial sebelum terjadinya proklamasi selalu direndahkan, dilecehkan, diinjak-injak. Kemudian dengan dilakukannya proklamasi nilai pancasila ditegakkan, diselamatkan, di tinggikan, dijunjung tinggi. Sehingga dengan melakukan proklamasi yang pada awalnya pada masa penjajahan pancasila tidak dianggap bahkan di lecehkan maka dengan perjuangan rakyat bangsa indonesia kedudukan pancasila sebagai dasar negara kembali di Apa persamaan Pancasila dan Proklamasi?JawabanPancasila merupakan jiwa bangsa Indonesia; sebagai asas kerohanian dan dasar filsafat negara; merupakan unsur penentu daripada ada dan berlakunya tertib hukum bangsa Indonesia dan pokok kaidah negara yang fundamental. Sedangkan proklamasi merupakan titik kulminasi perjuangan bangsa Indonesia yang bertekat untuk merdeka yang disemangati oleh jiwa Pancasila. Proklamasi merupakan perjuangan bangsa indonesia melawan penjajah. Perjuangan bangsa indonesia ini kemudian di jiwai, disemangati, didasari oleh nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Sehingga bisa dikatakan bahwa nilai-nilai dalam pancasila yang mendasari perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan yang puncaknya ditandai dengan Apa faktor internal yang dapat mempengaruhi/memperhambat penerapan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat?JawabanKarena Indonesia adalah negeri yang sungguh kaya akan lahan, hasil bumi dan etnis, maka faktor geografi, heteroginitas etnis, agama dan kultur, kesenjangan ekonomi dan sosial yang aman besar, pertentangan politik dan ideologi aliran serta fragmentasi dikhotomik dapat menjadi faktor yang dapat menghambat pelestarian Apa yang memperkuat ancaman pelestarian dari Pancasila dari luar negeri?JawabanLetak geografis Indonesia yang sangat strategis yang terletak pada posisi silang sangat berpengaruh terhadap kepentingan internasional dan Indonesia dengan kekayaan alamnya merupakan sasaran yang akan menjadi Hakikat Apa faktor luar yang menyebabkan penerapan Pancasila di Indonesia terganggu?JawabanAkibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bentuk-bentuk ancaman dalam spektrumnya juga berubah dengan cepat, sehingga perlu kecermatan dan pengamanan yang terus menerus terhadap setiap perkembangan dan perubahan yang Sudahkah bangsa Indonesia menerapkan pancasila sebagai dasar Negara? Jelaskan!JawabanUpaya dalam mempertahankan Pancasila bukan berawal dari diri kita sendiri. Apakah sudah menerapkannya dikehidupan sehari-hari. Upaya tersebut dimulai dari kita sendiri yang melakukan dan menjalankan kehidupan sesuai dengan Pancasila sebagai ideologi negara. Sehingga dapat memberi contoh kepada orang lain bagaimana mengimplementasi Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta tujuan negara dapat Bagaimana cara termudah untuk melestarikan Pancasila dewasa ini?JawabanUntuk mencapai tujuan tersebut diperlukan seperangkat usaha yang berpola, dengan mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi kelestarian nilai-nilai Pancasila. Faktor-faktor itu antara lain ideologi lain yang berkembang dewasa ini; perkembangan teknologi mutakhir di bidang komunikasi massa; transportasi dan Bagaimana cara melestarikan Pancasila melalui pendidikan ?JawabanDalam melaksanakan Pancasila, maka peranan pendidikan sangat penting, baik pendidikan di sekolah formal maupun pendidikan di luar sekolah non formal yang terletak di dalam keluarga dan lingkungan Bagaimana cara melestarikan Pancasila melalui media massa?JawabanWalaupun pola pelaksanaan Pancasila melalui jalur media massa dapat pula digolongkan sebagai salah satu jalur aspek pendidikan dalam arti luas, namun peran media massa sedemikian pentingnya sehingga perlu mendapat penonjolan sebagai jalur tersendiri. Dalam hubungannya dengan ini, ditekankan pula pentingnya media tradisional seperti pewayangan serta bentuk-bentuk seni rakyat lainnya. Disamping media moderen seperti perusahaan, radio, televisi dan internet. Dalam menggunakan komunikasi moderen ini perlu dijaga agar terhindar dari siaran yang tidak menguntungkan bagi pelaksanaan Tuliskan Contoh menghayati nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari!JawabanContoh menghayati nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-haria. Menjaga kerukunan hidup antar umat beragama,b. Merasakan penderitaan orang lain atau tenggang rasac. Menjalin persatuan dan kesatuan,d. Menghormati pendapat orang lain, dane. Tidak membedakan si kaya dan si Tuliskan contoh sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka!JawabanContoh sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbukaa. Menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai filter masuknya budaya asing Baratb. Terbuka terhadap nilai-nilai baru namun tetap sesuai dengan nilai dasar Pancasilac. Bersedia mengkaji Pancasila melalui wacana, diskusi, tulisan maupun penelitiand. Mentaati norma social maupun norma hukum yang sesuai dengan nilai Pancasila38. Pancasila sebagai ideologi terbuka bersifat dinamis. Jelaskan maksudnya!JawabanKarena pancasila dapat selalu menyesuaikan diri dengan perubahan Mengapa Pancasila dijadikan sebagai Ideologi negara?JawabanPancasila dasar negara kita dirumuskan dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berasal dari pandangan hidup bangsa yang merupakan kepribadian, bangsa perjanjian luhur serta tujuan yang hendak diwujudkan. Karena itu pancasila dijadikan ideologi Bagaimana cara menumbuhkan kadar dan idealism yang terkandung Pancasila sehingga mampu memberikan harapan optimisme dan motivasi untuk mewujudkan cita-cita?JawabanKita harus menempatkan Pancasila dalam pengertian sebagai moral, jiwa, dan kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia keberadaanya/lahirnya bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia. Selain itu,Pancasila juga berfungsi sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Artinya, jiwa bangsa Indonesia mempunyai arti statis dan dinamis. Jiwa ini keluar diwujudkan dalam sikap mental, tingkah laku, dan amal perbuatan bangsa Indonesia yang pada akhirnya mempunyai cirri khas. Sehingga akan muncul dengan sendirinya harapan optimisme dan motivasi yang sangat berguna dalam mewujudkan cita-cita bangsa Mengapa Pendidikan Pancasila diberikan pada tiap Program Studi di Perguruan Tinggi?JawabanMahasiswa diharapkan dapat memiliki pengetahuan dan memahami landasan dan tujuan Pendidikan Pancasila, Pancasila sebagai karya besar bangsa Indonesia yang setingkat dengan ideologi besar dunia lainnya. Pancasila sebagai paradigma dalam kehidupan kekaryaan, kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan, sehingga memperluas cakrawala pemikirannya, menumbuhkan sikap demokratis pada mereka dalam mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam diarahkan untuk dapat memahami latar belakang historis kuliah Pendidikan Pancasila, dengaan memahami fakta budaya dan filsafat hidup bangsa Indonesia yang merupakan suatu pandangan hidup. Mereka diarahkan untuk memahami tujuan hidup bersama dalam suatu negara dengan cara mendiskusikannya diantara Mengapa Pendidikan Pancasila disebut sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian MKPK?JawabanKarena Materi kuliah pendidikan pancasila bertujuan untuk mengembangkan aspek kepribadian mahasiswa, yaitu suatu aspek yang paling fundamental dalam kehidupan manusia, serta menjadi dasar dan landasan bagi semua aspek contoh berjiwa nasional yaitu mengepentingkan kepentingan bangsa dan kemanusiaan daripada kepentingan pribadi,lalu memiliki sikap toleransi yang tinggi,dan berjiwa pancasila yang memiliki integrasi moral yang tinggi43. Apa yang dimaksud Pancasila sebagai suatu sistem filsafat, ditinjau dari Ontologi Pancasila?JawabanSecara ontologis kajian Pancasila sebagai filsafat dimaksudkan sebagai upaya untuk mengetahui hakikat dasar dari sila-sila Pancasila. Menurut Notonagoro hakikat dasar ontologis Pancasila adalah manusia. Mengapa?, karena manusia merupakan subjek hukum pokok dari sila-sila Pancasila. Hal ini dapat dijelaskan bahwa yang berketuhanan Yang Maha berkemanusian yang adil dan beradab, berkesatuan Indonesia, berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia pada hakikatnya adalah manusia. Dengan demikian, secara ontologis hakikat dasar keberadaan dari sila Pancasila adalah manusia. Untuk hal ini, Notonagoro lebih lanjut mengemukakan bahwa manusia sebagai pendukung pokok sila-sila Pancasila secara ontol memiliki hal-hal yang mutlak, yaitu terdiri atas susunan kodrat, raga dan jiwa, jasmani dan rohani. Selain itu, sebagai makhluk individu dan sosial, serta kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk pribadi dan sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, secara hierarkis sila pertama Ketuhanan \ Maha Esa mendasari dan menjiwai keempat sila-sila Apa yang dimaksud Pancasila sebagai suatu sistem filsafat, ditinjau dari Epistemologi Pancasila?JawabanKajian epistemologi filsafat Pancasila dimaksudkan sebagai upaya untuk mencari hakikat Pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan. Hal ini dimungkinkan karena epistemologi merupakan bidang filsafat yang membahas hakikat ilmu pengetahuan ilmu tentang ilmu. Kajian epistemologi Pancasila tidak dapat dipisahkan dengan dasar ontologisnya. Oleh karena itu, dasar epistemologis Pancasila sangat berkaitan erat dengan konsep dasarnya tentang hakikat manusia. Epistemologi Pancasila sebagai suatu objek kajian pengetahuan pada hakikatnya meliputi masalah sumber pengetahuan Pancasila dan susunan pengetahuan Pancasila. Adapun tentang sumber pengetahuan Pancasila, sebagaimana telah dipahami bersama, adalah nilai-nilai yang ada pada bangsa Indonesia itu sendiri. Merujuk pada pemikiran filsafat Aristoteles, bahwa nilai-nilai tersebut sebagai klausa material isi Pancasila.
Pancasilaadalah "warisan jenius " para pendiri bangsa. Pancasila merupakan fakta sejarah sebagian bagian dari proses berbangsa dan bernegara Indonesia. 2. Landasan Kultural. Pendidikan pancasila merupakan proses pembudayaan atau pewarisan budaya luhur bangsa dari generasi tua kepada generasi muda bangsa. 3. Pendidikan Pancasila – Pancasila menjadi dasar falsafah dari negara Indonesia. Hal ini sudah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Oleh karenanya setiap Warga Negara Indonesia harus mencoba untuk mempelajari, mendalami, menghayati dan mengamalkannya dalam berbagai bidang hanya itu, Pancasila sebagaimana yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945 perjalanan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia telah mengalami persepsi dan juga interpretasi, sesuai dengan kepentingan rezim yang menjadi Dasar Negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI yang harus dapat dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Untuk diketahui, landasan pendidikan Pancasila sendiri terbagi menjadi empat macam. Antara lain landasan historis, landasan kultural, landasan yuridis dan yang terakhir adalah landasan filosofis. Berikut akan dijelaskan lebih lanjut seputar landasan pendidikan HistorisPancasila dirumuskan dan mempunyai suatu tujuan yang digunakan sebagai Dasar Negara Indonesia. Proses perumusan Pancasila sendiri juga mengambil dari nilai-nilai pandangan hidup bangsa pastinya mempunyai ideologi dan pandangan hidupnya masing-masing. Sehingga bisa terdapat perbedaan yang mana diambil dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang pada suatu bangsa. Pancasila digali dari Indonesia yang memang telah tumbuh dan berkembang sejak lahirnya bangsa juga Soko Guru Demokrasi IndonesiaMaka dari itu para pendiri bangsa Indonesia kala itu merumuskan secara sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Lima prinsip atau sila pada akhirnya dibuat dan diberi nama Pancasila. Negara Indonesia merancang Dasar Negara yang bersumber pada nilai-nilai yang sudah tumbuh, hidup dan berkembang dalam kehidupan Pancasila ini diberikan oleh IR. Soekarno yang menjadi salah seorang penggagasnya. Nama tersebut disampaikan pada pidatonya 1 Juni 1945 silam, dalam persidangan Badan Penyidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI yang menjadi saran dan petunjuk seorang temannya yang ahli KulturalPancasila menjadi salah satu pencerminan budaya bangsa. Oleh karenanya Pancasila harus bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya. Secara kultural unsur-unsur Pancasila tampak pada adat istiadat, tulisan, bahasa, slogan, kesenian, agama, kepercayaan dan kebudayaan dalam negara Indonesia secara hidup menjadi hal yang penting bagi sebuah bangsa. Sebab tanpa hal tersebut suatu bangsa tak memiliki kepribadian dan jati diri. Hal ini tentu saja membuat bangsa mudah terpengaruh oleh pengaruh yang berkembang dari luar memiliki sifat terbuka sehingga bisa mengadaptasikan diri dengan perkembangan zaman. Selain itu Pancasila juga mempunyai dinamika internal secara selektif dalam proses adaptasi yang dilakukan. Maka dari itu generasi penerus bangsa bisa memperkaya nilai-nilai dari kenegaraan dan kemasyarakatan yang ada dalam sila-sila Pancasila bukan hanya menjadi hasil konseptual seseorang saja, melainkan merupakan hasil karya besar milik bangsa Indonesia itu sendiri. Yang mana diangkat dari nilai-nilai kultural yang dimiliki oleh bangsa Indonesia lewat proses refleksi filosofis para pendiri negara, seperti Ir. Soekarno, M. Yamin, M. Hatta, Soepomo, serta para tokoh pendiri negara yang karenanya generasi penerus bangsa diharuskan bisa mendalami dan mengkaji karya besar tersebut untuk melestarikan secara dinamis dalam artian untuk mengembangkannya sesuai dengan tuntutan YuridisLandasan yuridis adalah landasan yang berdasarkan aturan yang dibuat sesudah melalui perundingan dan permusyawaratan. Dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945, yang menjadi landasan yuridis konstitusional merupakan yang ada di dalamnya terdapat rumusan dan susunan sila-sila Pancasila sebagai dasar negara yang sah, benar dan otentik sebagai berikutKetuhanan Yang Maha EsaKemanusiaan yang adil dan beradabPersatuan IndonesiaKerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilanKeadilan sosial bagi seluruh rakyat IndonesiaSelain itu batang tubuh UUD 1945 juga menjadi landasan yuridis konstitusional. Sebab dasar negara yang ada pada Pembukaan UUD 1945 dijabarkan lebih lanjut dan terperinci pada pasal-pasal dan ayat-ayat yang ada di dalam Batang Tubuh UUD juga Landasan Filosofis Pendidikan IndonesiaLandasan hukum perkuliahan Pendidikan Pancasila yang ada di Perguruan Tinggi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tepatnya pada pasal 39 yang menyatakan bahwa isi kurikulum setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan wajib memuat Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, Pendidikan FilosofisLandasan filosofis berasal dari adanya pandangan-pandangan di dalam filsafat pendidikan, yang menyangkut keyakinan terhadap hakikat manusia, keyakinan mengenai adanya sumber nilai, hakikat pengetahuan dan mengenai kehidupan yang lebih baik dalam berbagai aspek penyelenggaraan negara harus bersumber dari nilai-nilai Pancasila, tak terkecuali pada sistem peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia. Oleh karenanya realisasi kenegaraan termasuk dalam proses reformasi yang terjadi dewasa ini menjadi sebuah keharusan jika Pancasila menjadi salah satu sumber nilai dalam pelaksanaan kenegaraan. Baik dalam pembangunan nasional, ekonomi, sosial budaya, politik, hukum, hingga pertahanan maupun Lingkup Pendidikan PancasilaMata kuliah pendidikan Pancasila memiliki substansi kajian yang mencakupPeraturan perundang-undangan dan kebijakan negara, baik yang bersifat praktis, pragmatis ataupun jangka panjang dalam perspektif Pancasila sebagai dasar ideologi besar dunia dan ideologi baru yang muncul, serta menjelaskan Pancasila sebagai ideologi yang sesuai dengan dan tujuan pendidikan Pancasila dalam pengembangan kemampuan utuh sarjana maupun sila-sila Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai yang ada di Pancasila secara historis, merefleksikan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan negara Indonesia ke etika, aliran etika, etika Pancasila dan Pancasila sebagai solusi permasalahan moralitas dijadikan sebagai karakter keilmuan Dasar Pendidikan PancasilaKompetensi bisa didefinisikan sebagai kumpulan rencana dalam tindakan mencerdaskan. Sementara aplikasi dari rasa tanggung jawab terlihat dari kebenaran tindakannya jika dilihat dari segi IPTEK, etika, dan ajaran agama maupun budaya yang diyakini setiap elemen Pancasila pada perguruan tinggi bertujuan supaya mahasiswa memiliki kepribadian yang bersumber pada nilai budi luhur budaya bangsa dalam mendukung profesi dan latar belakang keilmuannya. Hal tersebut bisa dipahami bahwa pendidikan Pancasila ditujukan sebagai beberapa hal di bawah ini, antara lainPendidikan karakter, yakni pembentukan karakter warga negara yang ditandai dengan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai pembentukan kepribadian, merupakan kepribadian yang bersumber nilai-nilai luhur budaya bangsa yang nantinya mendukung profesi dan latar belakang keilmuan yang menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber rujukan dan inspirasi warga, sehingga berbagai tantangan kehidupan bangsa bisa diketahui bahwa Pancasila merupakan pernyataan jati diri bangsa yang memiliki tiga aspek. Antara lain Pancasila sebagai kepribadian bangsa, Pancasila sebagai identitas bangsa dan Pancasila sebagai keunikan bangsa pembahasan seputar landasan pendidikan Pancasila. Semoga informasi yang kami sampaikan di atas bermanfaat untuk Anda dan menjawab pertanyaan Anda seputar pendidikan Pancasila. AdvertisementScroll to Continue With Content

Sebagaisuatu ideologi maka pancasila memiliki tiga unsur pokok agar dapat menarik loyalitas dari pedukungnya. Sebutkan unsur-unsur pokok tersebut! 1) Logos yaitu rasionalitas atau penalarannya 2) Pathos yaitu penghayatannya 3) Ethos yaitu kesusilaannya 15.

YPWPMEDAN - Landasan pendidikan Pancasila perlu kalian ketahui. Pancasila merupakan dasar falsafah di negara Indonesia. Oleh karenanya, WNI harus mempelajari, mendalami dan menghayati. Lalu mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketahui Landasan Pendidikan Pancasila Landasan pendidikan Pancasila wajib kalian pahami, amalkan, pelajari, serta menghayatinya. Pancasila merupakan dasar falsafah negara Indonesia yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang 1945. Oleh karena itu, semua Warga Negara Indonesia harus mencoba mempelajari, mendalami, menghayati, serta mengamalkan dalam segala hal kehidupan. Pancasila sudah berperan sebagai alat untuk bersikap setia terhadap pemerintah yang mempunyai kuasa, dengan cara menempatkan Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan bermasyarakat di negara Indonesia. Pancasila ini ada dalam Pembukaan UUD 1945 menjadi dasar negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus terlaksana secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Semuanya perlu untuk mengetahui landasan Pancasila yang harus ada dalam berbagai kehidupan. Landasan Pancasila itu sendiri mempunyai 4 macam. Mulai dari landasan Pancasila historis, landasan Pancasila kultural, landasan Pancasila yuridis, serta landasan Pancasila filosofis. Landasan tersebut wajib Anda pelajari, pahami, hayati, dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut Landasan Pendidikan Pancasila Dalam landasan pendidikan Pancasila, kita harus memahami serta mengamalkannya di berbagai bidang kehidupan. Dengan cara itu, berarti kalian menghargai dan menghormati Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia serta ideologi negara. Berikut landasan Pancasila yang wajib kalian semua ketahui serta terapkan dalam kehidupan di bidang apapun. Landasan Historis Landasan pendidikan Pancasila yang pertama yaitu landasan historis. Pancasila merupakan warisan para pendiri bangsa. Pancasila ialah fakta sejarah, tentu dari proses berbangsa dan bernegara. Pancasila merupakan hasil sejarah yang sangat berharga sehingga kita harus bersepakat untuk mempertimbangkan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Baca Juga Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, Orang Tua Wajib Tahu! Perumusan Pancasila ini mengambil dari nilai-nilai pandangan hidup seluruh masyarakat. Setiap negara mempunyai ideologi dan pandangan hidup masing-masing. Sehingga terdapat adanya perbedaan yang kita ambil dari nilai-nilai hidup dan perkembangan pada suatu bangsa. Pancasila sendiri mempunyai nama yang telah Presiden Ir. Soekarno beri dan menjadi penggagasnya. Nama Pancasila ini ada pada pidato Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam persidangan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang menjadi saran serta petunjuk. Landasan Kultural Landasan Pancasila yang berikutnya yaitu landasan kultural. Perlu Anda ketahui, landasan kultural Pancasila mempunyai unsur-unsur sebagai adat istiadat, tulisan, bahasa, slogan, kesenian, agama, kepercayaan, dan kebudayaan dalam negara Indonesia yang secara umum. Landasan Yuridis Landasan Pancasila yang ketiga yaitu sebagai landasan yuridis. Definisi landasan yuridis adalah landasan berdasarkan aturan yang memulai perdagangan dan permusyawarahan. Dalam alinea atau paragraf keempat Pembukaan UUD 1945, yaitu sebagai landasan yuridis konstitusional yang di dalamnya terdapat rumusan dan susunan sila Pancasila sebagai dasar negara yang benar dan sah. Pertama, Ketuhanan yang Maha Esa Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Kemudian, Persatuan Indonesia Selanjutnya, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Terakhirnya, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Landasan Filosofis Landasan pendidikan Pancasila yang terakhir yaitu sebagai landasan filosofis. Filosofis ini bersumber dari adanya pandangan-pandangan yang ada di dalam filsafat pendidikan, lalu menyangkut keyakinan terhadap hakikat manusia, keyakinan mengenai sumber nilai, hakikat pengetahuan, serta mengenai kehidupan yang baik. Sekian ulasan artikel ini yang membahas landasan pendidikan Pancasila dan wajib Anda terapkan dalam berbagai bidang kehidupan.

Apakahyang dimaksud dengan dasar Negara ? Jawabannya : Dasar Negara adalah sumber
- Pendidikan Pancasila adalah serangkaian materi yang digunakan untuk mendidik dan mengenalkan Pancasila. Dengan begitu, peserta didik atau mahasiswa dapat memperoleh pelajaran serta menjalankannya dalam kehidupan yang kita ketahui, Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, budaya, ras, dan agama. Pancasila hadir sebagai filosofi hidup semua aspek tersebut dalam menjalankan kehidupan Pendidikan Pancasila dan Tujuannya Menurut catatan Moh Fahri Yusuf dalam makalah “Landasan Pendidikan Pancasila” 2013, Pancasila adalah kesepakatan filosofis serta politis dalam pendirian negara Indonesia. Lebih dari itu, kerap disebut sebagai ideologi bangsa pun mengacu pada kondisi masyarakat Indonesia itu sendiri, di mana terdapat banyak perbedaan di pun disatukan lewat Pancasila yang berisi lima bunyi. Kelima sila tersebut digunakan sebagai pedoman hidup masyarakat atau menjadi bahan pembelajaran bagi para peserta sebagai bahan ajar ini kerap disebut sebagai pendidikan ungkapan situs BPIP RI, pendidikan Pancasila tersebut punya tujuan sebagai berikut. Memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME. Memiliki sikap kemanusiaan yang adil serta beradab terhadap orang lain sebagai pandangan hidup di tengah masyarakat yang beragam. Mengedepankan terbentuknya persatuan bangsa terlepas dari berbagai perbedaan yang ada. Mengedepankan kepentingan umum dan musyawarah dalam menjalankan suatu mufakat. Memberikan dorongan serta dukungan demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Landasan Pendidikan Pancasila Berdasarkan catatan situs Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama, pendidikan Pancasila mempunyai 4 macam landasan. Di antaranya mencakup landasan historis, kultural, yuridis, hingga ini penjelasan mengenai keempat landasan pendidikan pancasila Landasan HistorisPada landasan pendidikan Pancasila ini, terdapat beragam fakta sejarah yang dijadikan bahan ajar. Segala fakta tersebut ditulis untuk dipelajari oleh peserta antaranya mencakup informasi sejak masa prasejarah, sejarah kerajaan di Nusantara, masa kolonialisme, hingga perjuangan menuju Landasan KulturalPancasila diklaim sebagai wujud kebudayaan bangsa Indonesia. Cerminan terhadap kehidupan bernegara yang termuat di dalamnya mesti diteruskan ke generasi landasan ini, aspek kultural yang dijadikan landasan dapat berupa adat, bahasa, slogan, kesenian, agama, kepercayaan, hingga Landasan YuridisLandasan ini berhubungan dengan berbagai aturan perundang-undangan yang menjadi dasar pendidikan Yuridis, Pancasila secara hukum diakui sebagai dasar negara lewat Pembukaan UUD Landasan FilosofisPancasila dibuat berdasarkan pemikiran-pemikiran filsafat mengenai bangsa Indonesia. Dengan begitu, sesuatu yang filosofis ini digunakan sebagai bahan pengembangan pendidikan praktiknya, nilai-nilai filosofis yang tertuang di Pancasila dapat digunakan untuk menjalankan kehidupan sehari-hari. Melalui hal tersebut, cerminan Pancasila sebagai aspek filosofis negara Indonesia bisa juga Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Menangkal Radikalisme Urutan Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara dari BPUPKI - Pendidikan Kontributor Yuda PrinadaPenulis Yuda PrinadaEditor Yulaika Ramadhani
6QXWzZF.
  • 26qnov52m0.pages.dev/31
  • 26qnov52m0.pages.dev/183
  • 26qnov52m0.pages.dev/431
  • 26qnov52m0.pages.dev/177
  • 26qnov52m0.pages.dev/175
  • 26qnov52m0.pages.dev/272
  • 26qnov52m0.pages.dev/498
  • 26qnov52m0.pages.dev/376
  • pertanyaan tentang landasan pendidikan pancasila